Padangpariaman, Amakomedia.com – Pada H-2 Lebaran 2026, aktivitas arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) alami peningkatan.
Data dari pihak Angkara Pura Indonesia Kantor Cabang BIM menunjukkan jumlah penumpang yang datang tercatat lebih dominan dibandingkan yang berangkat.
Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, mengatakan, pada H-2 Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, tercatat ada 36 penerbangan datang dan 36 penerbangan berangkat.
“Untuk pergerakan penumpang, tercatat 6.363 penumpang datang dan 3.980 penumpang berangkat,” ujarnya pada Kamis (19/3/2026).
Penumpang Datang Mendominasi
Feni menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode Angleb 2025, jumlah pergerakan pesawat tidak mengalami perubahan. Namun, pergerakan penumpang menunjukkan peningkatan.
Penumpang datang naik 7,8 persen dari 5.902 menjadi 6.363 orang. Sementara itu, penumpang berangkat meningkat 1,3 persen dari 3.930 menjadi 3.980 orang.
Secara komposisi, penumpang datang mendominasi dengan 61,5 persen dari total pergerakan penumpang, sedangkan penumpang berangkat hanya 38,5 persen.
“Kondisi ini menunjukkan puncak arus mudik mulai terasa, dengan lebih banyak masyarakat yang tiba di Sumbar,” jelasnya.
Extra Flight Capai 16 Penerbangan
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, BIM juga mengoperasikan penerbangan tambahan (Extra Flight) terhadap sejumlah maskapai.
Pada H-2, terdapat delapan penerbangan tambahan datang dan delapan penerbangan tambahan berangkat.
Rute penerbangan tambahan ini dilayani maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Super Air Jet dari dan menuju Jakarta, Batam, serta Yogyakarta.
Tren Positif Selama Enam Hari Posko
Secara kumulatif, sejak H-7 hingga H-2 (13–18 Maret 2026), aktivitas penerbangan dan penumpang di BIM menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Total tercatat 205 penerbangan datang dan 206 penerbangan berangkat. Sementara itu, jumlah penumpang mencapai 34.149 orang datang dan 21.400 orang berangkat.
Jika dibandingkan dengan Angleb 2025, terjadi peningkatan 10,2 persen untuk penerbangan datang dan 10,8 persen untuk penerbangan berangkat.
Di sisi penumpang, peningkatan mencapai 10,8 persen untuk kedatangan dan 9,8 persen untuk keberangkatan.
“Secara keseluruhan, selama periode H-7 hingga H-2 terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 10,4 persen dan pergerakan pesawat sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun lalu,” tutupnya. (*)
Suasana penumpang yang tiba di BIM, Kamis (19/3/2026). IST
