Mentawai. Amakomedia.com – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mengungkapkan dua proyek strategis yang akan dibangun Mentawai belum bisa dikerjakan.
Pasalnya dua proyek itu yakni pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) belum dapat dilanjutkan dalam pembahasan R-APBN 2026.
“Ini disebabkan belum tersedianya dokumen teknis seperti Review Criteria (RC) dan Detail Engineering Design (DED),” kata Zigo saat kunker ke daerah itu, Senin (16/2/2026)/
Menurut Zigo, kesiapan dokumen perencanaan menjadi syarat utama agar program dapat segera dijalankan dan tidak kehilangan peluang pendanaan.
Ia mendorong pemerintah daerah segera melengkapi dokumen teknis tersebut, termasuk berkoordinasi dengan BPBPK Sumbar apabila terdapat keterbatasan SDM.
“SPAM dan TPST sangat dibutuhkan masyarakat. Perencanaan harus segera diselesaikan agar anggaran bisa kembali diperjuangkan pada pembahasan berikutnya,” ujarnya.
Zigo juga mengingatkan tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.
Ia menegaskan Komisi V DPR RI akan terus mengawal pembangunan Mentawai agar program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
:Pembangunan Mentawai harus menjadi perhatian bersama. Kami ingin setiap program benar-benar terlaksana dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (*)
