Padang, Amakomedia.com – Pihak PT Pelindo Regional II Teluk Bayur menyebut, pembangunan Maritim Center di Pelabuhan Muaro Padang masih terus berproses.
“Bahkan hal ini menjadi “pekerjaan rumah” (PR) bagi perusahaan plat merah ini,” ungkap Manager Komersial PT Pelindo Regional II Teluk Bayur, Hendri Adolf, Jumat (6/2/2026).
Pembangunan Maritim Center ini, sebutnya, tentu akan diwujudkan sesuai apa yang sudah direncanakan pihak PT Pelindo bersama Pemko Padang
Ia mengatakan, kemarin ini ada proses yang harus dijalani, diantaranya menyangkut beberapa proses perizinan misalnya AMDAL, AMDAL Lalin, dan IMB dan regulasi lainnya.
“Pasalnya, selain kami dan Pemko Padang, ada juga punya kewenangan di kawasan Muaro Padang itu,” ujar Hendri.
Misalnya untuk areal sungai, kewenangannya ada di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU.
Kemudian ada lagi kewenangan yang berada diibawah KSOP dari Kementerian Perhubungan sebagai regulator pelabuhan.
Meski begitu, lanjutnya, pihak PT Pelindo tetap secara bersama-bersama dengan instansi lainnya itu menjadikan pembangunan Maritim Center itu bisa direalisasikan.
“Sebab, kawasan ini akan menjadi pelabuhan wisata dan Marina di Sumbar. Ini juga sejalan dengan Progul Wali Kota Padang, Fadly Amran pada sektor pariwisata,” tukasnya.
Ia menambahkan, GM Pelindo Regional II Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar belum lama ini juga menemui pihak Kementerian PU menyangkut upaya merapihkan kawasan Muaro Padang ini.
“Saat ini, pihak Kementerian PU sedang merapihkan kapal-kapal nelayan yang ada diseberang sungai di Muaro Padang dan Pelindo di sisi satunya lagi,” ucapnya.
GM Pelindo Regional II Teluk Bayur terus bangun komunikasi dengan perangkat daerah dan swasta, soal hal apa lagi yang dibutuhkan Maritim Center ini.
“Saya sebagai orang Minang, dengan adanya pelabuhan wisata ini akan menjadikan Kota Padang sebagai destinasi wisata maritim,” katanya. (*)
