Padang, Amakomedia.com – Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati mengajak warga di Sumbar untuk menjaga generasi dari berbagai pengaruh negatif.
Ini disampaikannya saat mengunjungi warga di RW 17 Perumanhan Wisma Indah Lestari Kelurahan Lubuk Buaya, Koto Tangah, Padang, Minggu (8/2/2026).
“Anak cucu kita adalah harta kita yang paling mahal, namun kenapa anak-anak kita saat ini dibiarkan diterkam “Serigala”, ungkapnya.
“Serigala” itu, jelasnya, ada namanya Serigala Narkoba, Serigala LGBT, Serigala pergaulan bebas, Serigala tawuran. Ini yang harus dicegah bersama.
Untuk itu, sebut Fauzi Bahar, perhatian dari orang tua jelas sangat diperlukan guna mengarahkan anaknya tidak terlibat dari pengaruh negatif itu.
Dia juga melihat, saat ini banyak dari anak-anak dan generasi muda mulai enggan melakasanakan salat Subuh, Magrib dan Isya berjamaah di masjid.
Padahal cara, terang Fauzi Bahar, ini bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai iman dan akhlak yang baik bagi generasi muda itu.
“Kalau orang tua jarang ajak anaknya salat Subuh, Magrib maupun Isya di masjid, maka memori diotaknya untuk masjid tidak akan ada,” tukasnya.
Hal ini menurut Fauzi Bahar cukup rentan bagi anak-anak itu dipengaruhi pengaruh negatif.
Dia juga mengaku setuju dengan progul yang diluncurkan Wali Kota Padang Fadly Amran saat ini yang bernama “Smart Surau”.
Tujuan utama progul ini adalah membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, dan meningkatkan keterlibatan sosial sejak usia dini.
“Dengan program ini, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pusat aktivitas positif bagi remaja,” ujarnya.
Terakhir, Fauzi Bahar mengimbau para orang tua untuk mulai mengajak atau menyuruh anak-anaknya untuk pergi ke masjid salat berjamaah.
“Sehingga akan tertanamkan akidah agar mereka tidak terpengaruh perilaku negatif, seperti terlibat narkoba, pergaulan bebas maupun tawuran,” pungkasnya. (*)
