Painan, Amakomedia.com – Pemkab Pesisir Selatan (Pessel) dapat kucuran dana sebesar Rp5,7 miliar lebih untuk penanganan dampak bencana di kabupaten itu.
Adanya kucuran dana itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengunjungi Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kamis (1/1/2026).
Nagari ini jadi salah satu tempat yang alami bencana cukup parah pada kejadian bencana hidrometeorologi beberapa waktu di Pessel.
Mahyeldi menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan dampak bencana di Kabupaten Pessel.
Total dana yang disiapkan mencapai lebih dari Rp5,7 miliar, terdiri dari Rp4 miliar bantuan dari Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, Pemprov Sumbar mengucurkan dana sebesar Rp1,73 miliar dari pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) provinsi.
“Seluruh dana tersebut sudah ditransfer ke Kas Daerah Kabupaten Pessel pada akhir Desember lalu,” tegas Mahyeldi.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan dana awal untuk penanganan tanggap darurat.
“Jika dalam pelaksanaannya masih dibutuhkan tambahan anggaran, pemerintah siap menyesuaikan sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Mahyeldi.
Untuk diketahui peninjauan ini dilakukan Mahyeldi ini untuk melihat kondisi lapangan secara langsung sekaligus memastikan langkah penanganan bencana berjalan optimal.
Di lokasi terdampak, Mahyeldi berdialog dengan masyarakat serta jajaran pemerintah nagari setempat.
Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi dan menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendampingi masyarakat dalam menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Pemprov bersama pemkab setempat dan seluruh unsur terkait akan memastikan masyarakat terdampak dapatkan penanganan yang dibutuhkan,” ujar Mahyeldi.
Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi, khususnya dalam penanganan darurat.
Termasuk upaya pembersihan material sisa bencana, serta pendataan kerusakan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, kerja cepat dan terkoordinasi menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan efektif.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis. (dpg)
