Padang, Amakomedia.com – Sebanyak 8.000 unit rumah di Sumbar akan dibantu melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 dengan total anggaran mencapai Rp160 miliar.
Bantuan ini program pemerintah ini disalurkan melalui Bank Nagari.
Program BSPS menyasar masyarakat berpenghasilan rendah di Sumbar dan bertujuan tingkatkan kualitas hunian layak dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Kepala BP3KP Sumatera III, Arifay Saini, mengatakan target BSPS di wilayah Sumatera III pada 2026 mencapai sekitar 8.000 hingga 9.000 unit rumah.
“Ini tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga penyalur menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyaluran BSPS harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari penyimpangan.
“Penyaluran BSPS harus zero penyimpangan. Bantuan harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” tegasnya di Padang, Rabu (8/4/2026).
Sementara pihak Bank Nagari yang mendapat kepercayaan penyaluran program BSPS ini mengaku siap dalam mendukung kelancaran penyaluran program tersebut.
“Sebagai mitra pemerintah, kami berkomitmen menyalurkan bantuan secara transparan, tepat sasaran,” kata Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian.
Penunjukan Bank Nagari sebagai lembaga penyalur BSPS dibuktikan dengan penandatanganan MoU
Satuan Kerja PKP Sumbar serta BP3KP Sumatera III. (fjr)
