Malang, Amakomedia.com – Ambisi Semen Padang FC (SPFC) ingin mencuri poin saat pertandingan melawan Arema FC berakhir gagal.
Dalam laga yang diadakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu sore (15/2/2026), Kabau Sirah takluk 0-3 dari tim tuan rumah.
Kekalahan ini sekaligus mengubur impian Semen Padang FC untuk keluar dari zona degradasi dalam lanjutan Super League 2025-2026.
Di pertandingan ini, tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak Joel Vinicius pada menit ke-29 dan 58, serta Gustavo Franca di menit ke-52.
Hasil ini membuat Semen Padang FC semakin tertekan di papan bawah klasemen.
Sejak awal pertandingan, Semen Padang sempat mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun perlahan, Arema FC mampu keluar dari tekanan dan memegang kendali permainan.
Tampil di hadapan publik sendiri, Singo Edan langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Tekanan konsisten akhirnya berbuah gol pada menit ke-29 melalui Joel Vinicius.
Bola tak mampu dibendung kiper Semen Padang, Rendy Oscario. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah berlanjut. Kali ini Gustavo Franca yang mencatatkan namanya di papan skor.
Franca memperbesar keunggulan Arema menjadi 2-0 setelah memanfaatkan celah di lini belakang Semen Padang.
Arema semakin menjauh pada menit ke-59. Joel Vinicius kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua dalam laga tersebut.
Gol itu memastikan keunggulan 3-0 bagi Singo Edan sekaligus memupus harapan Semen Padang untuk bangkit.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Arema FC tetap bertahan.
Kekalahan ini membuat Semen Padang FC masih berkutat di zona degradasi.
Dari 21 pertandingan, Kabau Sirah baru mengoleksi 15 poin hasil dari 4 kemenangan, 3 kali imbang, dan 14 kekalahan. Posisi mereka pun tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara. (*)
