Amakomedia.com – Banjir bandang pada Senin malam (21/9/2026) tidak hanya menerjang Kompleks Perkantoran Pemkab Solok Arosuka, tapi juga melanda pemukiman warga..
Bahkan longsoran akibat banjirdi hulu Sungai Batang Lasi ini juga melukai warga, serta memutus akses jembatan utama.
Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini menyebutkan, hujan lebat sejak sore memicu kenaikan debit aliran sungai di Jorong Kayu Aro.
“Material pasir, batu, lumpur, dan air menerjang seluruh area perkantoran dari bupati Solok setelah bukit di belakangnya mengalami longsoran,” katanya.
Luapan banjir bandang galodo ini juga membawa material lumpur hingga menutup badan Jalan Raya lintas utama Solok-Padang dekat kantor bupati.
“Empat orang warga dilaporkan terluka. Tiga korban luka ringan yakni Muslihat, Anggiat Sirait, dan Yurnalis kini tengah menjalani perawatan medis,” ujarnya.
Ia melanjutkan, seorang korban luka berat bernama Muhamad Nurzern mengalami trauma ganda serta patah tulang terbuka, akan dirujuk ke RS M Djamil.
Selain merusak fasilitas kantor rusak, juga diperkiraan seratus unit rumah warga terdampak galodo, namun pendataan resmi BPBD Solok masih terus berjalan.
Sekitar lima puluh orang warga mengungsi di tiga titik, yaitu Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati, dan Kantor DPD Golkar. (*/wak)

