Amakomedia.com – Baru-baru ini dunia kesehatan dihebohkan dengan kemunculan virus yang memakan korban bernama Hantavirus.
Pada masyarakat umum nama Hantavirus tidak begitu dikenal, namun dalam dunia media, Hantavirus dikategorikan sebagai virus yang bisa membuat orang meninggal.
Hantavirus merujuk pada jenis virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.
Penularan utama kepada manusia terjadi melalui penghirupan partikel udara dari kotoran tikus yang mengering, urin, maupun air liur yang terinfeksi.
Virus ini dapat menyebabkan dua penyakit serius, salah satunya adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru.
Gejala awalnya meliputi kelelahan, demam, dan nyeri otot, namun jika gejala pernapasan berkembang, tingkat kematiannya sangat tinggi.
“Jika gejala pernapasan muncul, angka kematiannya mencapai sekitar 38%,” tulis laporan dari CDC.
Penyakit kedua yang dipicu virus ini adalah Demam Berdarah dengan Sindrom Ginjal (HFRS).
Penyakit ini jauh lebih parah karena menyerang fungsi ginjal dan dapat menyebabkan tekanan darah rendah, pendarahan internal, hingga gagal ginjal akut.
Seperti yang terjadi pada kapal MV Hondius, dimana tiga penumpangnya meninggal akibat terserang virus saat dalam pelayaran.
Kapal tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan dari Argentina menuju Tanjung Verde saat wabah mulai terdeteksi, dan kini kapal tersebut sedang di perairan Samudra Atlantik.
Pihak otoritas kesehatan internasional (WHO) melaporkan adanya dugaan wabah hantavirus di sebuah kapal pesiar.
Hingga saat ini, satu kasus hantavirus telah dikonfirmasi secara resmi, sementara lima kasus terduga lainnya masih dalam proses penyelidikan mendalam. (*)
