Limapuluh Kota, Amakomedia.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti menegaskan, Pesantren di era modern ini harus lebih maju dari sebelumnya.
Penegasan Mendikdasmen ini keluar saat dirinya meresmikan pembangunan Pusat Ekonomi Pesantren Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah, di Kabupaten Limapuluh Kota.
Gedung ini berada di kawasan Sarilamak, Harau dan diresmikan langsung oleh Abdul Mu’ti, Jumat kemarin (17/4/2026).
“Saat ini Pesantren tidak cukup hanya membekali santri dengan ilmu syariah dan kajian kitab saja, tapi juga harus dibekali dengan keterampilan hidup (solf skill) masa depan,” kata Abdul Mu’ti.
Untuk diketahui, Kabupaten Limapuluh Kota kini memiliki Gedung Pusat Ekonomi Pesantren Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah.
Pengelola Pesantren, Dafri Harweli menyampaikan, gedung bagi pusat ekonomi tersebut nantinya dibangun dengan empat lantai.
Masing-lantainya telah ada peruntukannya, misal lantai 1 untuk Minimarket, Resto dan Kantor. Lantai 2 untuk Aula dan Penginapan serta Lantai 3 juga untuk penginapan.
Ia menyebut, pembangunan ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp9 miliar lebih.
“Dana yang digunakan merupakan dana pinjaman ke salah satu Bank Syariah,” ucap Dafri.
Dia melanjutkan, saat ini Pondok Pesantren Modern Al Kautsar memiliki delapan unit usaha pesantren.
Usaha-usaha itu meliputi depot air minum, laundry, foto copy, barbershop, galery moslem, Al Kautsar Food and Drink serta Minimarket.
Dengan unit-unit usaha yang dimilikinya,menjadikan Al Kautsar sebagai salah satu pesantren dengan unit usaha terbanyak di Sumbar.
Pesermian pembangunan pusat ekonomi itu, juga dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas dan undangan lainnya. (*)
