Padang, Amakomedia.com – Gudang kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang yang berlokasi di kawasan Air Pacah, Rabu pagi (29/4/2026).
Akibat kebakaran pada sekitar pukul 09.45 WIB itu, pihak DHL Kota Padang ini alami kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Pasalnya, selain gudang dan kantor, 23 unit motor milik petugas di dinas itu juga ikut hangus terbakar, yang kini tampak menjadi barang rongsokan.
Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, menjelaskan, informasi yang dihimpun, laporan awal diterima dari masyarakat setempat.
“Mereka menyebut melihat kepulan asap tebal dari area gudang DLH, sebelum akhirnya merambat ke bangunan kantor di sekitarnya,” kata Sutopo.
Ia menyebut, begitu pihaknya menerima laporan, tim langsungdikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain.
Menyangkut banyaknya motor yang ikut terbakar, Sutopo memperkirakan motor-motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di kantor tersebut.
Didapat informasi, kendaraan itu ditinggal disana karena mereka telah mulai bekerja bersiahkan se Kota Padang sejak dini hari, sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.
“Nah, saat kejadian, seluruh kendaraan dalam kondisi terkunci sehingga menyulitkan proses evakuasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam proses pemadaman, Damkar Kota Padang mengerahkan sejumlah personel, enam unit mobil Damkar, dua unit armada rescue, dan satu unit mobil komando.
Di lokasi kejadian, imbuhnya, petugas Damkar berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan perkantoran Air Pacah.
Sutopo menyebutkan, akibat kejadian ini, total kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar, mencakup kerusakan bangunan serta puluhan kendaraan yang hangus terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, aktivitas di kantor DLH Kota Padang sempat terganggu akibat kebakaran tersebut. (dgr)
