Amkomedia.com – Wamendagri Bima Arya memastikan kebutuhan penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok akan difasilitasi lewat koordinasi kementerian terkait.
Langkah ini bertujuan mendukung keberlanjutan tanggap darurat yang masih memerlukan pekerjaan fisik, normalisasi sungai, personel, dan alat berat.
Hal itu diungkapkan Bima Arya saat meninjau Posko Darurat Bencana Hidrometeorologi Banjir Bandang di Kabupaten Solok, Sumbar, Kamis (1/10/2026).
Bima sangat mengapresiasi kesiapsiagaan serta langkah taktis Pemerintah Kabupaten Solok yang cepat dalam menangani bencana di lapangan.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memantau kondisi terbaru sekaligus memastikan seluruh kebutuhan pemda terpenuhi selama masa tanggap darurat,” kata Bima.
Ia juga meminta pemda memetakan langkah antisipasi masa depan termasuk mengkaji opsi relokasi fasilitas pemerintahan yang terdampak.
Bima mengingatkan agar pelayanan publik tetap berjalan lancar dan dokumen penting warga terselamatkan dari kerusakan akibat bencana.
“Realisasi anggaran Transfer ke Daerah juga disoroti agar segera dimaksimalkan demi memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu melaporkan mayoritas pengungsi sudah pulang, tersisa empat keluarga karena rumah rusak berat.
“Sebelumnya, bencana banjir bandang di Nagari Batang Barus memaksa ratusan jiwa mengungsi secara mandiri maupun di posko,” katanya. (*/wak)

