Amakomedia.com – Skuad Semen Padang FC kembali telan pil pahit. Tim yang dijuluki Kabau Sirah itu dicukur Persik Kediri dengan skor telak dalam lanjutan Liga BRI Super League 2025/2026.
Bermain dikandang sendiri di Stadion GOR H Agus Salim, Jumat sore (8/5/2026), skuad kebanggaan urang awak ini dibuat tak berkutik dan kalah 0-3 dari Persik.
Dalam pertandingan, tim tamu tampil agresif dan usaha itu membuahkan hasil. Terbukti pada menit ketiga, melalui serangan Jose Enrique Rodriguez merobek gawang Kabau Sirah.
Gol ini tercipta dengan memanfaatkan kelengahan lini belakang Kabau Sirah, striker asal Spanyol itu sukses menaklukkan penjaga gawang Semen Padang dan membawa Persik unggul 1-0.
Gol cepat tersebut membuat permainan Persik semakin percaya diri. Tim berjuluk Macan Putih itu tampil dominan dalam penguasaan bola.
Bahkan, anak-anak Persik beberapa kali mengancam pertahanan Semen Padang lewat serangan cepat dari sisi sayap.
Sementara tim SPFC mencoba untuk bangkit dengan mengandalkan dukungan suporter yang sepi di Stadion Haji Agus Salim.
Rapatnya pertahanan Persik membuat upaya Kabau Sirah selalu kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Persik Kediri tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, SPFC kembali berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Sayangnya dewi fortune belum berpihak pada SPFC, sebaliknya Persik kembali memperlihatkan efektivitas permainan mereka.
Pada menit ke-52, Jose Enrique Rodriguez kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Penyerang andalan Persik itu sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Belum sempat Semen Padang bangkit, Persik kembali menghukum tuan rumah. Persik makin memperbesar kemenangannya.
Kali ini giliran Adrian Luna yang mencetak gol ketiga pada menit ke-55 lewat skema serangan cepat yang rapi dan klinis.
Tertinggal tiga gol membuat SPFC terus mencoba tampil lebih agresif demi mendapatkan gol hiburan.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak satu pun peluang mampu dikonversikan menjadi gol.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, sebelumnya menegaskan timnya datang ke Padang dengan target kemenangan penuh meski posisi mereka relatif aman dari ancaman degradasi.
“Target kami tetap tiga poin. Fokus dan disiplin menjadi kunci utama,” ujarnya sebelum pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang FC, dan makin tertekan di papan bawah klasemen.
Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumury mengaku capek dan lelah setelah menelan Kekalahan beruntun di kandang.
“Saya capek minta maaf, tapi bagaimana harus itu yang saya lakukan,”, ujarnya dalam keterangan pers. (*)
