Wakil Kepala BPS RI, Sonny didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi saat lihat stand BPS di halaman Kantor Gubernur, Minggu (28/6/2026). IST
Amakomedia.com – Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi menegaskan, data hasil sensus jadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi daerah.
Ini ia sampaikan saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu pagi (28/6/2026).
“Sensus Ekonomi 2026 ini tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan,” katanya dihadapan Gubernur Sumbar Mahyeldi dan lainnya saat itu.
Seluruh data yang dikumpulkan, sebutnya, digunakan untuk kebutuhan statistik dan perencanaan pembangunan serta dijamin kerahasiaannya sesuai UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat yang ada di Sumbar menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan data yang benar.
“Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun berbagai program pembangunan yang semakin tepat sasaran bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pencanangan ini menjadi momentum yang tepat karena memperlihatkan secara langsung aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan, Sumbar memiliki potensi ekonomi yang besar didominasi penduduk usia produktif.
Selain itu di Sumbar juga terdapat lebih dari 715 ribu unit usaha yang sebagian besar merupakan usaha mikro dan kecil.
Sonny juga mengapresiasi komitmen Pemprov Sumbar dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. (*)

