Amakomedia.com – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur rawan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Kamis malam (23/7/2026) sekira pukul 20:05 WIB.
Sebuah truk yang melaju dari arah Solok menuju Padang diduga alami rem blong hingga hilang kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terjun ke dalam jurang.
Meski kecelakaan berlangsung dramatis, sopir truk berhasil selamat setelah dievakuasi oleh warga sekitar sebelum Tim SAR Gabungan tiba di lokasi.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik menjelaskan, laporan kecelakaan diterima dari seorang pelapor bernama Jol sekitar pukul 20.05 WIB.
Tak lama kemudian, tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Nurdiansyah (40), seorang sopir asal Lampung Tengah.
“Saat melintasi jalur menurun Sitinjau Lauik, truk yang dikendarainya diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan,” jelasnya.
Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam jurang di titik koordinat 0°56’28.76″S – 100°32’16.23″T.
Merespons laporan tersebut,lanjut Kantor SAR Padang mengerahkan 14 personel Rescue menggunakan Rescue Car D-Max Box.
Kendaraan ini dilengkapi peralatan ekstrikasi, mountaineering, medis, serta perangkat komunikasi.
“Setibanya di lokasi sekitar pukul 21.37 WIB, tim mendapati korban telah lebih dahulu dievakuasi oleh warga sekitar ke lokasi yang lebih aman,” ucapnya.
Tim SAR kemudian, sebut dia, berikan penanganan medis terhadap korban luka ringan di bagian kepala hingga kondisinya stabil.
Dia menambahkan, setelah memastikan tidak ada lagi korban lain dan seluruh proses evakuasi selesai.
Operasi SAR resmi ditutup pada Jumat dini hari (24/7/2026) pukul 00.25 WIB setelah dilakukan evaluasi (debriefing) oleh seluruh unsur yang terlibat.
Diketahui, korban bernama Nurdiansyah (40), pekerjaan sopir, alamat Terusan Nyunyai, Kecamatan Bandar Agung, Lampung Tengah
Dalam kecelakaan itu, tim SAR mendapati korban dalam kondisi selamat, hanya alami luka ringan di bagian kepala.
Dia menyampaikan, keberhasilan proses penyelamatan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, di antaranya Basarnas Padang.
Lalu Polres Kota Padang, Polsek Lubuk Kilangan, Ambulans Marola, Rumah Zakat, RAPI, serta masyarakat setempat.
Dia menegaskan, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang.
Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melintasi jalur ekstrem Sitinjau Lauik.
“Terpenting lagi, selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” pungkasnya. (dpg)

