Amakomedia.com – Jorong Lariang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Agam tak lagi dikatakan daerah blankspot, pasalnya pihak Telkomsel telah membuka akses komunikasi dan internet di sana.
Ini seiring beroperasinya Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di jorong itu. Kehadiran BTS ini merupakan komitmen Telkomsel memperluas akses konektivitasnya inklusif dan berkelanjutan.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nizar Fuadi, mengatakan bagi masyarakat Jorong Lariang, konektivitas bukan sekadar menghadirkan sinyal semata.
Lebih dari itu, yaknimembuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, layanan publik, serta berbagai peluang ekonomi digital.
“Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan jaringan yang inklusif dan berkualitas hingga ke wilayah yang sebelumnya masih memiliki keterbatasan akses,” ujar Nizar.
Dengan beroperasinya BTS tersebut, masyarakat kini dapat menikmati layanan komunikasi digital yang lebih baik untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Konektivitas yang semakin andal juga diharapkan dapat membantu para pelajar mengakses sumber pembelajaran digital.
Selain itu, mendukung pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan platform digital, serta mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi dan layanan publik.
“Kami percaya pemerataan akses digital merupakan fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah,” tukasnya.
Karena itu, lanjut Nizar, Telkomsel akan terus mengakselerasi penyediaan layanan jaringan berkualitas dan melakukan pengembangan kapasitas maupun kualitas jaringan secara berkelanjutan.
“Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tambah Nizar.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade turut hadir menyampaikan, dibangunnya menara BTS Telkomsel ini, masyarakat yang selama ini belum terjangkau akses internet sekarang sudah bisa terhubung.
“Saya berpesan kepada masyarakat agar fasilitas ini dijaga bersama-sama. Ini merupakan fasilitas untuk kepentingan masyarakat, mari kita rawat dan manfaatkan sebaik mungkin,” tuturnya. (*)

