Amakomedia.com – Beda dengan Kabupaten Padangpariaman, kejadian kebakaran terjadi tiga hari berturut-turut.
Sedangkan di Kota Padang, kejadian kebakaran justru terjadi tiga kali dalam satu hari.
Di Padangpariaman, kebakaran pertama dalam tiga hari empat hari belakangan terjadi di Pasar Kayutanam.
Dari kejadian itu menghanguskan belasan petak toko milik pedagang di pasar nagari itu.
Satu hari berikutnya kebakaran terjadi di Pungguang Kasiak, Lubuk Alung.
Hari berikutnya kebakaran (Sabtu, red) terjadi di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai.
Pada kejadian kali terdapat dua korban jiwa yang merupakan pemilik rumah.
Sementara di Kota Padang, ada tiga kejadian kebakaran dalam sehari di tempat berbeda.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan, tiga laporan kebakaran di hari yang sama berhasil diatasi.
“Kebakaran pertama di Padang yakni mobil terbakar
sekitar pukul 12.13 WIB di Jalan Bandar Damar No. 18A, depan McDonald’s Ahmad Yani,” kata Budi Payan.
“Kebakaran kedua terjadi di lahan kosong belakang rumah warga di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah, pada Jumat sore sekitar pukul 18.16 WIB,” ucapnya, Sabtu (25/7/2026).
Sedangkan kebakaran ketiga pada Jumat itu, lanjutnya, terjadi di Perguruan Islam Ar Risalah, Kelurahan Balai Gadang, Koto Tangah.
“Kebakaran itu diperkirakan terjadi pukul 20.16 WIB. Berkat kesigapan petugas Damkar, api bisa dikendalinya tidak lama kemudian,” tukasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan rumah, tempat usaha maupun fasilitas umum. (dry)

