Amakomedia.com – Pemkab Limapuluh Kota sudah laksanakan tahap tender pembangunan 204 unit hunian tetap (Huntap).
Ratusan hunian itu diperuntukkan bagi korban bencana di kabupaten itu akan segera dimulai September 2026 mendatang.
Kepastian itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, setelah dirinya usai audiensi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), belum lama ini.
Penjelasan, Safni, dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP, Maruarar Sirait menyampaikan kepastian pembangunan melalui Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Ia juga menjelaskan, hasil pembahasan bersama pihak Kementerian menunjukkan proses tender pembangunannya hunian berjalan sesuai tahapan.
“Dengan progres tersebut, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilakukan pada September 2026,” kata Safni.
Ia menambahkan, untuk lokasi pembangunan huntap, pemkab telah sediakan.
“Lahan yang dipilih telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan, mulai dari berada di kawasan yang aman dari potensi bencana,” ujarnya.
“Lokasi itu berada di Nagari Koto Tinggi seluas 5,5 Hektare (ha). Lahan itu hibah dari niniak mamak nagari setempat,” tukas Safni.
Lokasi tersebut, terangnya memiliki kepastian hukum, hingga lokasinya tidak jauh dari fasilitas umum sehingga memudahkan akses masyarakat nantinya.
“Tinggal lagi proses penerbitan sertifikatnya, kami menunggu dari pihak BPN,” imbuh Safni.
Dia menambahkan, setelah seluruh persyaratan tuntas, pembangunan huntap dijadwalkan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah. (*)

