Amakomedia.com – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menegaskan komitmen kuatnya dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur Kabupaten Solok.
Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Nagari Rangkiang Luluih, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Sabtu (29/8/2026).
Agenda utama kunker legislator asal Sumatra Barat (Sumbar0 ini difokuskan untuk meninjau langsung lokasi rencana peningkatan dan preservasi Ruas Jalan Rimbo Data–Kapujan.
Proyek strategis tersebut dikonfirmasi akan segera direalisasikan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Saat ini, masih terdapat sekitar 5,6 kilometer ruas jalan yang belum teraspal. Pada tahun 2026, perbaikan dan pengaspalan untuk jalan ini akan dilaksanakan,” kata Zigo.
Pengerjaannya, sebut Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini, direncanakan mulai pada Oktober 2026.
Sinergi Jalan Nasional dan Penanganan Kawasan Air Dingin
Lebih lanjut, Zigo memaparkan, selain ruas Rimbo Data–Kapujan, ada lagi berbagai program konektivitas darat terus berjalan masif di Kabupaten Solok.
“Lewat sinergi intensif bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, sejumlah program strategis telah dipetakan,” ujar Zigo.
Program strategis itu meliputi, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk lima kegiatan peningkatan jalan, kemudian penanganan jalan dan longsoran di kawasan Air Dingin yang krusial.
“Proyek mitigasi kawasan Air Dingin ini telah dimulai sejak 2025 dan diproyeksikan berlanjut hingga 2027 demi menjamin keamanan jalur logistic,” ucapnya.
Zigo menambahkan, dirinya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang juga melakukan
kegiatan optimalisasi Sumber Daya Air dan Irigasi Desa di Kabupaten Solok.
Pembangunannya meliputi pengelolaan Air Baku Sapan Kayu Manang. Lalu kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) untuk penanganan berkala sungai-sungai di wilayah Solok.
Selanjutnya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang menyasar 21 titik guna mendukung ketahanan pangan sektor pertanian lokal.
Bedah Rumah Swadaya dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat
Tidak hanya itu, dalam kunjungannya kali ini, Zigo juga memprogramkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Solok juga disokong oleh sektor perumahan dan sarana permukiman.
Pasalnya, terang dia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun ini menyalurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
“Rumah yang akan dibedah itu berjumlah 450 unit, ini diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan termasuk yang ada di Kabupaten Solok,” tutur dia.
Tidak hanya itu, sarana sanitasi dan interkoneksi ekonomi antar-nagari turut diperkuat melalui dua program berbasis masyarakat (IBM).
Program PAMSIMAS, berupa penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang dialokasikan di Jorong Galagah, Nagari Alahan Panjang.
Kemudian program PISEW, yakni pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah yang menjangkau jalur penghubung Nagari Alahan Panjang–Nagari Air Dingin.
Dan juga serta jalur Nagari Sarik Alahan Tigo–Nagari Talang Babungo.
Zigo juga memastikan bahwa dirinya bersama seluruh mitra kerja terkait di Kementerian PUPR serta Kementerian Perkim akan terus mengawal ketat seluruh rangkaian proyek ini.
“Pengawasan ini penting agar realisasi fisik di lapangan tepat sasaran, berjalan sesuai jadwal, dan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Solok,” pungkasnya. (*)

