Amakomedia.com – Wali Kota Padang, Fadly Amran menekankan para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang agar mampu menjadi kekuatan strategis.
Kekuatan strategis yang dimaksud Fadly Amran ini, adalah membawa pendidikan Kota Padang menghadapi tuntutan global dan revolusi teknologi.
Hal ini disampaikannyasaat pelantikan kepengurusan baru PGRI Kota Padang periode 2025–2030 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/8/2026).
Ia juga mengatakan, saat ini Pemko Padang punya dua hal penting yang menjadi focus meningkatkan mutu Pendidikan di Kota Padang untuk lima tahun ini.
“Pertama, mendorong sekolah-sekolah di Kota Padang menjadi sekolah global atau internasional, dan kedua memperkuat transformasi sekolah digital,” kata Fadly.
Menurutnya, sekolah di Kota Padang tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik konvensional. Namun juga harus mampu dalam beradaptasi.
“Adaptasi yang saya maksud yakni, sekolah harus ikuti perkembanan teknologi, keterampilan abad ke-21, serta lingkungan pendidikan yang semakin terbuka secara global,” ucapnya.
Karena itu, sebutnya, PGRI diminta tidak berdiri sebagai organisasi yang hanya berbicara mengenai kepentingan internal guru saja.
“Organisasi profesi ini harus menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan pendidikan Kota Padang,” tukasnya.
Hal lain ditekankan Fadly Amran pada pengurus baru PGRI Kota Padang, yakni keberadaan sekolah digital dan sekolah internasional.
“Target ini selaras dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan Smart Surau,” ujar Fadly.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa agenda transformasi pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.
“Guru, kepala sekolah, organisasi profesi, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan harus bergerak dalam arah yang sama,” pungkasnya. (*)

