Amakomedia.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan rawan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu dini hari (12/9/2026).
Sebuah mobil kehilangan kendali hingga masuk jurang karena jalan licin dan tertutup kabut saat melintasi jalur rawan Sitinjau Lauik tersebut.
Dua penumpang kendaraan berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat setelah petugas mencapai dasar jurang kecelakaan pada pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Padang Abdul Malik membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut melalui keterangan resmi pada Sabtu.
Laporan kejadian pertama kali diterima petugas pukul 02.40 WIB dari pengemudi ambulans yang berada di sekitar lokasi kecelakaan tersebut setempat.
Abdul Malik menyebut kecelakaan diperkirakan terjadi pukul 02.05 WIB ketika kendaraan kehilangan kendali akibat jalan licin dan kabut tebal pekat.
Sebanyak 10 personel rescuer KPP Kelas A Padang diberangkatkan pukul 02.57 WIB menuju lokasi dengan jarak darat sekitar 33 kilometer.
Berdasarkan data Tim SAR, kedua korban selamat diketahui berasal dari Padangsidimpuan Sumatera Utara setelah berhasil dievakuasi dari dasar jurang tersebut.
Aman Saputra berusia (31) dan Eri Tanjung (49), keduanya laki-laki dan tercatat berdomisili di Padangsidimpuan Sumatera Utara.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 03.55 WIB dan langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait di lapangan pada kejadian.
Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang lalu dibawa tim medis menuju rumah warga terdekat untuk memperoleh penanganan awal setelah itu.
Meski penerangan minim dan kondisi visual terbatas, petugas tetap menyisir area bawah untuk memastikan tidak ada korban lain tertinggal lagi.
Setelah memastikan tidak ada korban lain, seluruh unsur melakukan debriefing pukul 06.15 WIB dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup resmi.
Operasi melibatkan 10 personel Kantor SAR Padang, lima personel Polsek Lubuk Kilangan, dan lima personel BPBD Kota Padang di lokasi.
Selain itu, satu relawan Rumah Zakat, dua personel Tim Marola Kembar, dan 10 anggota PKJR turut membantu evakuasi korban langsung.
Sekitar 50 warga turut membantu operasi bersama petugas gabungan yang melakukan pencarian, evakuasi, dan pemeriksaan area jurang tersebut di lokasi.
Peralatan utama yang digunakan meliputi kendaraan rescue, perlengkapan ekstrikasi, mountaineering, medis, serta sarana komunikasi untuk mendukung proses penyelamatan di lokasi. (*/wak)

