Amakomedia.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman merespons positif program Urban Farming Pemko Padang untuk memperkuat ketahanan pangan.
Respons disampaikan Alex Indra Lukman saat penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat Kelurahan Koto Baru Nan XX Lubeg Kota Padang Minggu (13/9/2026).
Dalam kesempatan itu, ia meminta Pemko Padang melalui Dinas Perikanan menyiapkan Kampung Budidaya Tematik dengan membentuk kelompok masyarakat terlebih dulu.
Kampung Budidaya Tematik merupakan kawasan yang dikembangkan secara terpusat untuk kegiatan budidaya perikanan air tawar payau maupun laut sesuai potensi.
Pengembangan kawasan tersebut difokuskan pada satu komoditas unggulan tertentu sesuai potensi dan kearifan lokal masing-masing daerah masyarakat setempat sekitar.
Menurut Alex Kampung Budidaya Tematik memberikan manfaat penting bagi ketahanan pangan karena mampu memenuhi kebutuhan protein dan gizi masyarakat lokal.
Selain ketahanan pangan program tersebut dinilai mampu memperkuat ekonomi kampung melalui penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Kampung Budidaya Tematik juga mendukung program sosial dengan menyediakan pasokan bahan baku protein bergizi untuk berbagai program pemerintah di daerah.
Program tersebut sekaligus memberdayakan masyarakat termasuk generasi muda karena pengelolaannya dapat menggunakan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan sehari hari.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan program Urban Farming mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah masing masing.
Tidak terkecuali pengembangan Kampung Budidaya Tematik karena program tersebut juga memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sehari hari.
Menurut Maigus program Urban Farming di Kota Padang memiliki dua bentuk utama yaitu pertanian menggunakan polybag dan budidaya perikanan rumahan.
Pertanian menggunakan polybag diarahkan untuk menanam berbagai komoditas seperti cabai rawit bawang merah dan tanaman pangan lainnya di pekarangan rumah.
Sementara sektor perikanan dilakukan menggunakan keramba terpal berjaring dengan ukuran disesuaikan luas pekarangan yang dimiliki setiap warga di lingkungan setempat.
“Kedua program tersebut nantinya akan dikerjasamakan dengan SPPG untuk penuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis bagi siswa sekolah di Padang,” pungkasnya. (*)

