Amakomedia.com – BNNP Sumbar menggagalkan peredaran ganja lintas provinsi pada Selasa (15/9/2026) dini hari.
Sempat diwarnai aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan kurir narkotika yang menabrak mobil petugas operasional.
Petugas menyita 29,8 kilogram ganja kering di Agam. Narkoba dibawa menggunakan Toyota Rush dari Mandailing Natal menuju Padangpanjang.
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, menyebutkan, pengungkapan berawal dari penyelidikan Tim Intelijen BNNP.
“Petugas menghadang mobil pelaku di kawasan Simpang Pasar Koto Baru pagi hari,” katanya, Kamis (17/9/2026).
Sopir berinisial S mencoba kabur dan menabrak blokade. Petugas bertindak tegas mengamankan pelaku untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Dia menyebut, 0enggeledahan mobil mengungkap ada puluhan paket ganja besar. Barang haram tersebut disembunyikan pada bangku baris kedua serta baris ketiga.
“Total bukti mencapai 29.853,32 gram ganja kering. Karung biru dan lakban cokelat digunakan pelaku membungkus paket narkotika tersebut,” ucapnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan ganja akan diserahkan di Padangpanjang. Petugas langsung melakukan pengembangan kasus mengejar jaringan penerima.
Pria berinisial A ditangkap di SPBU Ganting Padangpanjang. Kurir penerima ini menunggu barang di mobil Kijang Super.
Tersangka A mengaku diperintah narapidana Lapas Bukittinggi berinisial S. Pengendali tersebut merupakan residivis kasus narkoba tahun lalu.
Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jeratan pasal berlapis menanti komplotan pengedar lintas provinsi.
Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid menegaskan hukuman berat. Para pelaku terancam hukuman maksimal berupa vonis pidana mati.
Operasi ini menjadi bukti komitmen BNNP Sumbar memberantas narkoba. Petugas konsisten melindungi masyarakat dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika.
Ia mengatakan, dalam dua minggu, hampir 100 kilogram ganja digagalkan beredar. Keberhasilan ini menekan angka kriminalitas narkotika di Sumbar.
BNNP mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan. Partisipasi warga sangat penting demi mewujudkan wilayah Sumbar Bersih Narkoba. (*/wak)

