Amakomedia.com – Kota Pariaman kini menambah tujuh unit armada kebersihannya yang baru. Dengan begitu, penanganan sampah di kota tersebut lebih teroptimalkan.
Tujuh armada baru itu diserahkan Wali Kota Yota Balad kepada Dinas Perkimetr LH kota setempat, Senin (20/7/2026).
Penyerahan armada ini, sebut Yota Balad, merupakan langkah konkrit pemko mengakselerasi penanganan sampah dengan program “Pariaman Go Green City”.
“Untuk becak sampah listrik, kegunaannya untuk menjangkau lorong pemukiman yang sempit, sehingga proses sampah warga berjalan cepat,” ujarnya.
Jadi, terangnya, dengan penambahan sarana dan prasarana kebersihan ini, diharapkan kinerja TRC Persampahan lebih cepat merespons aduan masyarakat soal sampah.
Ia menekankan, perlu adanya partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan sampah ini. Tanpa itu upaya menjaga kebersihan tidak akan maksimal.
“Partisipasi masyarakat itu berupa meningkatkan kesadaran memilah sampah dari rumah dan tidak membuang sampah sembarangan tempat,” ungkap Yota Balad.
Ia juga menjelaskan, kebersihan lingkungan bukan sekadar soal estetika atau keindahan mata memandang, melainkan fondasi utama kesehatan masyarakat.
“Lebih dari itu, dengan kondisi kota yang bersih dan nyaman akan menjadi daya Tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Pariaman,” tukasnya.
Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman, Muhammad Arif Gunawan menjelaskan, tujuh unit armada tersebut terdiri dari lima unit becak sampah listrik.
Selain itu ada juga dua unit mobil pikup khusus yang bertugas untuk mobilitas TRC Persampahan.
“Armada ini akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk memperkuat pelayanan kebersihan kota, khususnya dalam merespons aduan masyarakat secara cepat,” katanya.
Untuk becak listrik, akan beroperasional mengangkut sampah ramah lingkungan di area pemukiman warga.
“Kini juga sedang berproses pengadaan dua unit dump truck dan satu unit truk arm roll untuk memperkuat armada angkut sampah,” ungkapnya. (*)

