Amakomedia.com – Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta perintahkan jajarannya di Sumbar awasi ketak distribusi BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran.
Penegasan itu ia sampaikan kepada jajaran Ditreskrimsus dan seluruh Kapolres di Sumbar ketika rakor percepatan penerbitan WPR/IPR di Mapolda Sumbar, Senin (25/5/2026).
“Ini bukan angin lalu. Saya minta setiap hari dilakukan pengawasan dan penegakan hukum yang nyata di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, pengawasan tidak sekadar formalitas. Setiap personel diminta aktif turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan yang merugikan masyarakat kecil.
Untuk itu, sekali lagi ia menegaskan, semua jajaran untuk tidak lengah dalam mengawasi distribusi BBM subsidi itu.
Gatot memaparkan, langkah pengawasan dimulai dari pemetaan distribusi BBM subsidi melalui koordinasi bersama Ditintelkam.
Lalu data kuota bulanan hingga pola penyaluran akan dipantau secara berkala guna mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di sejumlah SPBU.
“Pengawasan juga diarahkan untuk menutup celah penyalahgunaan BBM subsidi yang diduga kerap dimanfaatkan untuk aktivitas tambang ilegal, di sejumlah daerah di Sumbar,” tekannya.
Gatot juga memerintahkan para Kapolres dan Kapolsek agar rutin turun langsung ke SPBU.
“Periksa antrean kendaraan hingga penggunaan sistem barcode menjadi perhatian utama untuk mencegah modus pengisian berulang oleh kendaraan tertentu,” tukasnya.
Dalam pelaksanaannya, Polda Sumbar turut menggandeng Forkopimda, TNI, hingga instansi terkait agar pengawasan berjalan maksimal dan menyentuh seluruh wilayah.
Bagi Gatot, menjaga distribusi BBM subsidi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang membutuhkan. (dgp)
