Amakomedia.com – Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) kembali menggelar Festival Alek Nagari Nan XX 2026, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir yang dihadiri Camat Lubeg Ikrar Prakasa, anggota DPRD Kota Padang Yendril.
Ikuti juga tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta para peserta se Kecamatan Lubeg yang ikut festival Alek Nagari Nan XX itu.
Maigus mengatakan, alek nagari yang diadakan di Kecamatan Lubeg merupakan salah satu perwujudan visi dari Wali Kota Padang.
“Visi wali kota yakni menggerakan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang Sehat dan Pintar berlandaskan agama dan budaya,” kata Maigus.
Juga dikatakan, guna memperkuat peran dan eksistensi adat dan budaya, pemko sudah membuat Perda Penguatan Nilai-nilai Adat dan Budaya Minang.
“Sehingga kedepan berbagai kegiatan dengan adat dan budaya di Kota Padang tidak ada lagi kendala karena sudah ada payung hukumnya,” ujarnya.
Dia melanjutkan, dengan payung hukum ini anak memberi ruang kegiatan adat dan budaya yang diadakan oleh sejumlah pihak di kecamatan.
“Perda ini juga berisikan tanggung jawab perangkat adat, niniak mamak, bundo kanduan dan orang tua dalam menjaga anak kemanakannya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Maigus mengapresiasi perhatian anggota DPRD Kota Padang, Yendril yang telah mengalokasikan pokirnya untuk kegiatan alek nagari ini.
Ketua KAN Lubeg diwakili Hendri Septa Dt Alam Batuah, mengatakan, acara ini untuk pererat tali silaturahmi, antar anak nagari Lubeg Nan XX.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk pemangku adat dan orang tua dalam melindungi anak kemanakannua,” ucap Hendri Septa.
Ia mengaku prihatin terhadap anak kemakanan terhadap situasi pergaulannya yang rentan terhadap hal negatif, seperi LGBT, narkoba dan lainnya.
“Jadi, pemangku adat diharapkan bisa mencari formula bagaimana mengantisipasi kondisi dari anak kemanakannya agar terhindar dari pengaruh negatif,” tukasnya.
Ia juga mengatakan kegiatan Alek Nagari Nan XX di Lubeg ini dibiayai melalui pokir Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Nasdem, Yendril.
Untuk itu, ia mewakili kaum adat di Lubeg mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada anggota dewan ini.
Ketua Umum pelaksanan kegiatan, James Hellyward, alek nagari ini upaya persiapan Kota Padang menuju kota gastronomi dunia.
“Yang disuguhkan bukan cuma tradisi, budaya, kuliner saja namun bagaimana ide-ide kreatif lainnya bisa dimunculkan,” kata James Hellyward.
Sehingga, lanjut dia, hal ini akan menjadi pengalaman bagi pariwisata saat berkunjung
James menyebut, memang dalam alek nagari di Lubeg ini beragam hal ditampilnya misalnya dari sektor ekonomi ada ptoduk dari berbagai pelaku UMKM.
Di sektor budaya, ada penampilan adat seperti tata cara makan bajamba dan prosesi tagak gala.
Selanjutnya dari sesi kulinernya ditampilkan cara membuat makanan khas minang yaitu Randang (rendang) dan juga cara pembuatan lamang (lemang).
“Dengan adanya iven-iven seperti ini, akan jadi masukan bagi Pemko Padang dalam menyusun konsep gastronomi tersebut,” ucap James Hellyward.
Lebih dari itu, imbuhnya, melalui iven alek nagari ini makin menjadikan Kota Padang jadi tujuan wisata andalan di Sumbar.
Kegiatan ini berlangsung hingga Minggu (12/7/2026) itu tidak sekadar menjaga tradisi saja, namun ada hal lainnya ditunjukkan. (*)

