Amakomedia.com – Sosialisasi program Perlinsos (Perlindungan Sosial) bagi masyarakat kurang mampu terus digencarkan pihak Kelurahan Gates Nagari Nan XX, Kota Padang.
Harapannya agar masyarakat kurang mampu di kelurahan itu dapat bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah.
“Ini jadi keharusan bagi kami membantu warga agar bisa terima Bansos melalui sistem Perlinsos,” ungkap Lurah Gates Nagari Nan XX, Syukur, Kamis (9/7/2026).
Ia menyebut, dengan program Perlinsos ini, kriteria masyarakat penerima Bansos lebih terarah.
“Soalnya, kriteria penerima langsung disaring oleh sistem Perlinsos dari Kemensos ini. Pihak kelurahan hanya sebatas mendata saja,” ujar Syukur.
Syukur mengaku dengan adanya sistem Perlinsos, banyak dari warganya yang terpaksa hilang data penerima Bansos.
“Saat daftarkan IKDnya pada Perlinsos, akan diketahui layak atau tidaknya terima Bansos karena Desilnya melebihi kelayakan program,” ucapnya.
Menurutnya, ada banyak hal yang sebabkan kondisi itu terjadi, misalnya keluarga itu pernah beli mobil atau ada kerabat yang pinjam KTP untuk beli mobil.
Bisa juga disebabkan warga itu punya beberapa sertifikat tanah namun belum terdata selama ini.
“Hal itu nantinya bisa terbaca dalam sistem Perlinsos tersebut, apakah keluarga layak terima Bansos atau tidak,” imbuhnya.
Dia tidak menampik dengan sistem ini, ada warga yang protes karena sebelumnya dapat Bansos, namun dengan Perlinsos tidak lagi dapat.
Juga diterangkan, dengan program Perlinsos, pihak kelurahan tidak lagi punya kapasitas menentukan layak atau tidaknya keluarga itu sebagai penerima Bansos.
“Semuanya ditentukan oleh sistem Perlinsos ini, jadi tidak ada lagi peluang untuk memanipulasi data penerima Bansos,” tukasnya.
Sinkron dengan IKD
Ia menyebut, masyarakat yang ingin tahu apakah mereka dapat Bansos seperti PKH, BPNT dan lainnya, bisa daftar mandiri ke portal Perlinsos.
Soalnya, yang tentukan yakni sistem Perlinsos, dan itu bisa didaftar sendiri oleh masyarakat dengan catatan ada IKD yang telah diaktivasi.
“Sistem Perlinsos ini disinkronkan dengan Adminduk, tujuannya agar pencairan Bansos tepat sasaran pada warga yang benar-benar membutuhkan,” tukasnya. (*)

