Amakomedia.com – Jumlah korban meninggal akibat gempa berkekuatan M7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, terus bertambah.
Data BNPB per Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB, menunjukan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 71 jiwa.
“Penambahan satu korban meninggal ada di Kabupaten Nagekeo,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Infokom Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam siaran pers.
Selain itu, BNPB juga merilis ada 59.647 warga di tempat pengungsian, jumlah pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai sebanyak 20.333 jiwa.
“Penanganan pengungsi masih menjadi fokus utama karena sebagian masyarakat memilih untuk tidak kembali ke rumah akibat kondisi bangunan yang rusak,” ujarnya.
Terkait penyaluran logistik pengungsi, Berton menyebut, sampai dengan kemarin (18/8/2026) pukul 18.00 WIB terus dilakukan melalui jalur udara dan laut.
“Total bantuan yang telah terkirim pada periode 15-18 Agustus sebanyak 398 Ton,” kata Berton.
Sementara itu, tambahnya, pemerintah juga mengoptimalkan transportasi laut untuk menjangkau wilayah lebih luas.
Selasa (18/8/2026), KRI Bung Hatta diberangkatkan dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai, membawa paket bantuan BNPB.
“Bantuan itu berupa sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi, serta bantuan dari berbagai unsur masyarakat,” pungkasnya. (*)

