Amakomedia.com – Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya penguatan disiplin serta integritas ASN demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah provinsinya.
Penegasan tersebut secara resmi dituangkan melalui Surat Edaran Nomor sepuluh Tahun 2026 tentang Penegakan Disiplin dan Etika Kerja.
“Setiap aparatur negara dituntut bersikap profesional serta wajib menghindari segala potensi tindakan yang bisa memicu pelanggaran kode perilaku,” kata Mahyeldi, kemarin.
Dia menjelaskan, surat edaran mengatur pertemuan dinas berlainan jenis di ruang tertutup harus didampingi pegawai lain guna mencegah persepsi negatif.
“Penerapan disiplin yang konsisten diharapkan mampu memperkuat budaya kerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Mahyeldi meminta kepala OPD diminta memperkuat pengawasan serta pembinaan langsung agar seluruh aturan etika dapat berjalan dengan maksimal.
“Kita ingin mencegah munculnya potensi pelanggaran sekaligus menghindari persepsi negatif yang dapat merugikan ASN maupun institusi pemerintah,” jelas Mahyeldi.
Ia melanjutkan, apabila tugas kedinasan mengharuskan adanya pertemuan antara ASN yang berlainan jenis, pertemuan tersebut diminta didampingi paling sedikit satu orang ASN lain.
Atau didampingi pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan tugas atau kegiatan yang dilaksanakan.
Ketentuan tersebut tetap memperhatikan kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan dan pelayanan publik. (*/wak)

