Amakomedia.com – Tim SAR gabungan di Kota Padang masih melanjutkan pencarian, Afriyanto (42), warga Cupak Tangah, Pauh, yang hilang di kawasan Hutan Biologi Unand.
Bahkan areal pencarian korban hilang diperluas, setelah tim SAR temukan pakaian yang diduga terakhir dikenakan korban di sekitar aliran sungai di Kawasan hutan itu.
Adanya temuan itu dikemukakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, Minggu siang (26/7/2026).
“Adanya temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam operasi pencarian,” ucapnya.
Terus terang, sebutnya, temuan itu jadi harapan baru bagi tim untuk terus melakukan pencarian korban hilang ini.
Ia melanjutkan, fokus penyisiran kini di sekitar aliran sungai serta memperluas pencarian ke sejumlah titik yang dinilai memiliki kemungkinan keberadaan korban.
Hanya saja, medan hutan yang cukup lebat dan kondisi aliran sungai menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
“Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan pencarian secara hati-hati dan terukur,” tukasnya.
Ia menambahkan, untuk memperkuat operasi pencarian, BPBD Kota Padang terus berkoordinasi dengan Kantor SAR (Basarnas).
Ricky juga menyampaikan, seluruh unsur terkait terus berupaya mengoptimalkan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Sebelumnya, Afriyanto dikabarkan hilang kawasan Hutan Biologi Unand. Itu terjadi setelah korban jalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Unand, Selasa, (21/7/2026).
Bahkan upaya kencarian Afriyanto telah dilakukan pihak keluarga bersama warga secara mandiri selama tiga hari, namun tidak buahkan hasil.
Hingga akhirnya pencarian orang hilang ini melibatkan tim SAR gabung dan masih berlanjut hingga Minggu (26/7/2026). (*)

