Amakomedia.com – Kepolisian memperkuat operasi pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita menuju Gunung Anak Krakatau.
Rombongan yang terdiri atas lima wartawan dan tiga kru kapal tersebut menggunakan speedboat untuk mendokumentasikan aktivitas erupsi gunung api.
Memasuki hari kedua pencarian, personel Kepolisian perairan bersama Basarnas Lampung diterjunkan penuh dalam operasi penyelamatan terpadu berskala besar ini.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Isawandari menyatakan, komitmennya mengerahkan seluruh sarana pendukung operasi pencarian korban hilang.
“Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Erick Sartani Marbun menambahkan bahwa area penyisiran diperluas berdasarkan titik koordinat komunikasi terakhir rombongan,” katanya.
Informasi awal menyebutkan speedboat bertolak dari Dermaga Pagedongan Carita pada Senin lalu sekitar jam dua siang waktu Indonesia barat.
Komunikasi dengan rombongan, sebut dia, dilaporkan terputus total sekira jam tiga sore setelah salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi.
Cek Posisi Terakhir Korban
Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian intensif bertumpu pada data posisi terakhir yang dikirimkan oleh korban tersebut.
Ia menerangkan, lima wartawan teridentifikasi yakni Bagus dari Antara, Ari dari Merdeka, Yudhis jurnalis iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal.
Selain lima orang jurnalis media tersebut, terdapat tiga kru kapal yang juga berada di dalam speedboat naas yang hilang.
“Polda Lampung terus bersinergi dengan Basarnas agar seluruh area perairan Selat Sunda dapat disisir secara maksimal dan menyeluruh,” imbuhnya.
Apel Kesiapan Pasukan Pencarian
Sementara itu dilakukan Apel kesiapan penebalan pasukan pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas Lampung pada Rabu pagi (9/9/2026).
Tim gabungan menyisir rute perairan mulai dari wilayah Pulau Legundi, kawasan Pulau Sebesi, hingga perimeter Gunung Anak Krakatau.
Dua Kapal Patroli
Dua unit kapal patroli kepolisian perairan serta personel kapal Hayabusa Baharkam Polri dikerahkan penuh menyisir seluruh titik target.
Basarnas Lampung sendiri menurunkan empat personel penyelamat terbaiknya untuk memperkuat tim gabungan di lapangan selama proses pencarian berlangsung.
Pihak kepolisian, terannya, berharap seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh rombongan kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kombes Pol Yuni mengimbau masyarakat luas yang memiliki info sekecil apa pun terkait keberadaan korban untuk segera melaporkannya.
Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung ketat dengan memprioritaskan keselamatan personel di tengah kondisi cuaca perairan. (*/wak)

