Pariaman, Amakomedia.com – Iven budaya Hoyak Tabuik kembali diselenggarakan Pemko Pariaman. Acara ini akan digelar 16 – 18 Juni 2026 mendatang.
Tahun ini, iven dikemas lebih atraktif, profesional, dan berkelas internasional dengan tema Magnificent West Sumatera “Tradisi yang tak Pernah Mati”.
Meski begitu, ada hal yang ditekankan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, terkait penyelenggaraan Pesona Hoyak Tabuik Piaman Tahun 2026.
Ini diungkapkan Mulyadi saat pimpin rapat persiapan acara itu, Rabu (13/5/2026).
“Pada prosesi dari ritual dari Maambiak Tanah hingga Tabuik dibuang ke laut tetap menjaga kekompakkan dan keaslian tradisi lokal,” ungkapnya.
Mengingat akan ramai pengunjung, sebutnya, maka penataan parkir, rekayasa lalu lintas, dan kenyamanan pengunjung di area pantai menjadi prioritas utama.
Karena, budaya Hoyak Tabuik merupakan warisan budaya yang telah menjadi ikon kebanggaan Kota Pariaman selama lebih dari dua abad.
“Iven yang kita gadang-gadangkan ini hendaknya menjadi penggerak ekonomi ril bagi masyarakat Kota Pariaman, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan dan penginapan,” ungkapnya.
Mulyadi juga meminta Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan Satpol PP untuk menjamin kebersihan lokasi serta keamanan selama rangkaian acara berlangsung.
“Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman merupakan warisan budaya yang telah menjadi ikon kebanggaan Kota Pariaman selama lebih dari dua abad,” pungkas Mulyadi. (*)
