Amakomedia.com – Ratusan buruh bersama pengemudi ojek online Maxim menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor DPRD Sumbar, Kamis (10/9/2026).
Massa menuntut keadilan hak pekerja serta dengan tegas menolak kebijakan pemutusan hubungan kemitraan yang dilakukan secara sepihak.
Perwakilan pengemudi ojek online bernama Darma memprotes tingginya potongan pajak aplikasi serta keberadaan fitur turbo yang memberatkan.
“Kebijakan sepihak perusahaan aplikator dinilai sangat menyengsara para pengemudi ojek online kelas ekonomi menengah ke bawah hari ini,” katanya.
Massa pendemo terus bertahan menyampaikan aspirasi mereka hingga berkumandangnya azan ibadah salat Zuhur di kawasan sekitar gedung.
Setelah jeda, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Muhammad Iqra Chissa Putra, turun langsung menemui seluruh massa aksi demonstrasi.
Pimpinan lembaga legislatif daerah tersebut didampingi oleh beberapa perwakilan komisi serta pejabat struktural Sekretaris DPRD Sumbar.
Kedatangan para wakil rakyat tersebut disambut riuh sebelum koordinator unjuk rasa menyerahkan berkas sepuluh tuntutan utama buruh.
Poin tuntutan buruh meliputi desakan pembentukan regulasi ketenagakerjaan baru yang berpihak pada nasib pekerja di Indonesia saat ini.
Massa mendesak penghapusan eksploitasi sistem kerja kontrak, praktik outsourcing, serta perlindungan ketat dari ancaman PHK sepihak perusahaan.
Mereka juga menuntut kepastian upah layak, hak pesangon adil, perlindungan pekerja platform digital, hingga jaminan keselamatan kerja.
Selain itu, buruh meminta jaminan kebebasan berserikat, sanksi pelanggar hak pekerja, perlindungan disabilitas, hingga pelatihan peningkatan kapasitas.
Merespons hal tersebut, Muhammad Iqra Chissa Putra berkomitmen meneruskan seluruh aspirasi kepada pihak berkompeten demi kenyamanan kerja.
Ia menegaskan, kewajiban utama legislator daerah adalah memperjuangkan hak hidup layak bagi seluruh lapisan warga masyarakat Sumbar.
Penjelasan tegas Iqra ini langsung disambut gemuruh tepuk tangan dan sorak bahagia para demonstran.
Massa membubarkan diri secara tertib pada pukul dua siang lewat dua puluh menit setelah seluruh berkas tuntutan diterima.
Aparat kepolisian menutup pengamanan dengan melaksanakan apel konsolidasi situasi pasca-demonstrasi yang terbukti berjalan sangat aman dan kondusif. (*)

