Amakomedia.com – Sekadar mengingat kembali, bahwa tanggal 21 Mei ini hari apakah? Mungkin dari kita ada yang lupa bila tanggal tersebut merupakan hari bersejarah bagi dunia dirgantara.
Ya, mari kita mereview pada beberapa dekade kebelakang, bahwa di tanggal 21 Mei tepatnya di tahun 1927, seorang pilot muda berusia 25 tahun bernama Charles Lindbergh menjadi selebriti internasional.
Charles Lindbergh mencetak sejarah ketika ia terbang solo tanpa henti melintasi Atlantik pada tanggal 20-21 Mei 1927 dengan pesawat The Spirit of St. Louis.
Ia terbang solo mengunakan pesawat berjenis monoplane Ryan M-2 yang telah dimodifikasi. dari Long Island, New York, ke Parisāsejauh 3.610 mil, sendirian. Hal itu belum pernah dilakukan siapa pun.
Ia tidak hanya tetap terjaga selama 33 jam untuk terus terbang, tetapi Lindbergh juga menahan dingin yang ekstrem dan isolasi.
Setiba di Paris, sekitar 150.000 orang menyambut Lindbergh ketika ia mendarat di Bandara Le Bourget di Paris. Lampu depan mobil di jalan menuju bandara membantunya menemukan landasan pacu.
Ia mencetak sejarah dengan menyeberangi Atlantik, ia melakukannya dengan The Spirit of St. Louis , sebuah pesawat monoplane Ryan M-2 yang telah dimodifikasi.
Kini menjadi bagian dari koleksi Museum, Spirit of St. Louis mengungkap modifikasi yang dilakukan untuk membantu Lindbergh mencetak sejarah.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Pascapenerbangan itu, Lindbergh menjadi ikon penerbangan sehingga itu memicu nilai saham industri pesawat terbang meningkat, dan minat terhadap penerbangan meroket.
Lindbergh menggunakan ketenarannya untuk mempromosikan antusiasme terhadap perjalanan udara.
Lindbergh tahu bahwa ia dapat menarik banyak orang dan membangun minat dalam penerbangan dengan tampil bersama Spirit of St. Louis. (*)
