Padang, Amakomedia.com – Upaya Tim SAR gabungan mencari dua anak yang hanyut terseret arus ombak di kawasan Pantai Ulak Karang belum membuahkan hasil.
Meski proses pencarian sudah berjalan sejak Sabtu (18/4/2026) kemarin, namun tanda-tanda keberadaan dua anak ini belum juga diketahui.
Pencarian dua korban itu dibenarkan Komandan Tim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Tri Desyu Herman, Minggu (19/4/2026).
“Pencarian pada hari kedua telah dilakukan secara intensif dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU),” katanya.
Pada hari ini (Minggu, red) pencarian sebutnya, dilanjutkan sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi empat SRU.
“Masing-masing tim menyisir area laut sekitar lokasi kejadian dengan luas pencarian kurang lebih 4 nautical mile,” ujar Tri Desyu Herman lagi.
Ia menjelaskan, pencarian dilakukan dengan penyisiran di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan arah arus dan kemungkinan pergerakan korban.
Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika kedua korban bersama teman-temannya mandi di Pantai Ulak Karang.
Adapun identitas korban yakni Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), keduanya merupakan warga Gunung Pangilun, Kota Padang.
Dalam operasi SAR hari kedua, sebanyak 72 personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi ini.
“Menjelang malam, pencarian korban dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dengan hasil masih nihil, dan akan dilanjutkan kembali besok pagi,” pungkasnya. (*)
